Leah CANGGUNG | SInopsis OTWOL episode 58 MNCTV 31

Clark menatap Leah dengan heran, “apa? kenapa? Kau melihatku tanpa kaos berkali-kali…” leah terdiam. Clark bertanya, “apa kau menrasa canggung sekarang?” leah menyangkal, “bukan begitu. Ada yang harus aku kerjakan diluar.” Clark menggoda leah menyuruhnya mengakuikalau dia masih terpengaruh olehnya. leah menyangkal, “aku tidak terpengaruh. Kau yang terinfeksi …oleh asap di otakmu!” Clark menyahut, “bukan di otakku, tapi di hatiku…” Clark menyentuh dadanya dan merobohkan diri kearah leah. leah bergegas bangkit dan menghindar. Lalu leah menyuruh Clark ganti baju dan bergegas keluar.
 

Para warga berkumpul untuk makanmalam bersama dalam suaana remang-remang karena PLN padam. Kepala rusun menyuruh merek aberhati-hati dengan kampu minyak. tolayts berkata kalau gelap itu manis. Tiifany protes. Pak Sol menyuruh Tolayts membacakan doa, tapi dia berdoa seperti anak kecil. Jadi pak SOl mengulang doanya. Setelesai berdoa mereka makan, mama Tolayts sudah tidak sabar. Tiffany menggodanya, “kau pasti sangat kelaparan setelah mengeluarkan semua barang-barangmu seorang diri..” Tollayt emnambahi, “dia bahkan berhasil mengeluarkan Tv 42 inc seorang diri.” mama tolayts menyahut kalau Tv itu belum lunas. 

Jac bertemu temannya di cafe. Mereka membicarakan tentang Jigs yang patah hati karena Leah menikah dnegan sepupunya meski awalnya pura-pura. Teman Jac berkat akalau akting Clark dan Leah begitu bagus sampai tak ada yang tahu kalau mereka kawin kontrak, “apakah mereka saling jatuh cinta?” Jac mengangguk, “seperinay begituu. Sebenarnya aku senang , tapi kau sedih karena Jigs juga menyukai Leah. lalu mereka berdua berencana mencarikan teman wanita.

Tolayts menggoda Clark, karena dia bukana hanya Mr rusun 2015 tapi juga pahlawan rusun 1. Clark menyahut, “kau juga akan melakukan hal yang sama..” tolayts dengan nada bercanda menyahut, “kau benar, hanya saja kau lari duluan..” Clark tertawa. Mama tolayts menyuruh pak Sol mengatakan sesuatu tentang menantunya. pak SOl menatap Clark. Semua menunggu. Kata pak sol, “kau bergegas masuk ke dalam kobaran api tanpa memikirkan anakku? Apakah kau ingin kehilangan nyawamu?” Smeua tertegun mendengar perkataan pak Sol. pak Sol melanjutkan, “kau bahkan belum memberiku cucu..”