Sinopsis Gangaa episode 175 bag 2

Sinopsis Gangaa episode 175 bag 2 by Meysha Lestari. Sagar dan Gangaa pulang kerumah. Nenek bertanya, “darimana saja kalian?” Gangaa tanya tentang kejutan yang di berikan Niru. Nenek melihat Ganga mengenakan gelang merah dan mehndi di tanganya. Nenek terkejut dan berang, “ini adalah dosa untuk para janda. Terima nasibmu. Nasibmu tidak boleh memakai gelang. Buang!” Gangaa menolak, “tidak. Aku tidak akan membuangnya!” Nenek dengan paksa menarik gelang Gangaa hingga pecah. Sagar berteriak, “nenek..! Nanti tangan Gangaa terluka. Biarkan dia!” Nenek tak mau mendengarkan Sagar, “Gangaa tinggal di rumahku. Dosanya akan mempengaruhi seisi rumah. Mengapa kau lakukan ini?” Nenek dengan cemas cepat-cepat membersihkan Mehndi di tangan Gangaa, “kau melakukan dosa di kehidupan sebelumnya, karena itu sekarang kau menjadi janda.”
Gangaa memberitahu nenek kalau dia memakai Mehndi untuk Kanha Ji. Sagar berkata kalau dirinya ttidak akan membiarkan nenek melakkan itu. Nenek balas bertanya pada Sagar, “apakah kau akan mendukung Gangaa yang telah melakukan dosa?” Sagar memegang tangan Gangaa dan menariknya pergi dari hadapan nenek. Sagar bertanya, “bagaimana ini bisa jadi dosa? Gangaa sangat bahagia. Merasa bahagia bukanlah dosa. Nenek pernah bilang kalau setiap janda percaya kalau Kanha Ji adalah suami mereka. Apa salah yang dilakukan Gangaa? Nenek jangan memarahinya. AKu tidak akan membiarkan siapapun memarahinya.” Nenek bingung, karena kata-kata sebagian adalah benar, Kanha Ji adalah suami para janda.
Nenek berkeras kalau Gangaa telah melakukan dosa, “aku akan mengukumnya!’ Sagar menghalangi, “aku tidak akan pergi!” Sagar memegangin tangan Gangaa, “aku tidak akan melepaskan tanganya.” Nenek menyuruh Sagar melepaskan tangan Gangaa. Sagar menolak, “tidak!” Nenek marah, “beraninya kau menjawabku!” Gangaa menyuruh Sagar melepaskan tanganya, “jangan bertengkar dengan nenek.” Sangar tetap menolak, “tidak. Bahkan papa juga bertengkar dengan nenek demi dirimu. AKu tak akan membiarkan apapun terjadi padamu. Aku janji!” Nenek menyuruh koki mengambilkan tongkatnya. Koki mengambil tongkat dan memberikannya pada nenek.
Nenek memujuli Sagar dengan tongkat. Gangaa meminta Sagar melepaskan tanganya, “kau akan terluka.” Nenek menyuruh sagar melepaskan tangan Gangaa dan memukulnya dengan tongkat. Sagar menangis tapi tidak melepaskan tangan Gangaa. Koki coba menyelamatkan mereka. Nenek menyuruh koki diam. Nenek memukul tangan Gangaa dan memecahkan gelangnya. Sagar tidak mengalah. Nenek terus memukulinya. Setelah letih nenek membuang tongkatnya, “apa yang sudah kau lakukan Sagar? Aku selalu menggunakan tangan ini untuk mendoakanmu, tapi hari ini kau membuatku memukulimu dengan tangan ini juga. AKu tak punya harapan apa-apa dengan gangaa. Tapi kalianberdua telah melukai perasaanku. AKu tak akan memaafkan kalian!” Dengan sedih dia pergi. Gangaa memberitahu Sagar kalau ditelah membuat kesalahan, “nenek jadi marah.” Sagar menjawab, “aku tidak bisa mengingkari janjiku.”
1  2  3  4  5 
 
PREV         NEXT